Home

Archive » April, 2008 «

PENDAPAT PARA AHLI mengenai TAHITIAN NONI JUICE

Friday, April 25th, 2008 | Author: noni

Dr. Amarullah H. Siregar, DIHom., DNMed., MSc., PhD., ahli naturopathy

Juice Noni mampu merevitalisasi susunan syaraf yang rusak sehingga dapat bekerja seperti semula.

“ Efek Noni yang paling penting adalah, untuk Neorotransmiter pada sel syaraf yang dapat meningkatkan upaya kerja dari otak,” ungkapnya di hadapan pengunjung Health Talk yang antusias dan memenuhi ruangan yang disediakan.

Serangan jantung merupakan suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat berkurangnya pasokan darah secara tiba-tiba. Hal ini disebabkan karena terjadi penyempitan pada nadi koroner. Jus noni dari Tahiti–queen of the genus–rnerupakan benteng pertahanan yang dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi nadi koroner. “Dengan meminum TNJ, aliran darah pun normal kembali,”

kandungan antioksidan dalam proxeronine yang terkandung dalam noni lebih kuat 100 kali dari Vitamin C, 40 kali lebih kuat dan Vitamin E dan 20-25 kali lebih kuat daripada Vitamin A Betakarotine—

Dr. Ralph Heinicke, “Father of Noni” Biochemist, dalam penelitiannya mengemukakan bahwa Tahitian Noni Juice yang sangat dibutuhkan oleh setiap sel tubuh kita, kaya akan Proxeronine, gunanya untuk membuka pori-pori sel sehingga racun dapat keluar dan nutrisi dapat masuk (Tahitian Noni Juice bekerja pada tingkat sel), dengan demikian sel kita akan menjadi sehat. Karena itu biasa ditemukan terapi pengobatan umum yang dilakukan bersamaan dengan konsumsi Tahitian Noni Juice, proses kesembuhannya akan berlangsung sangat lebih cepat .

“Dari semua hasil riset saya di John Hopkins, saya belum pernah menemukan satupun obat yang dapat melakukan apa yang dapat dilakukan oleh buah alami ini”

Category: PENDAPAT PARA AHLI | Leave a Comment

KANDUNGAN ZAT-ZAT AKTIF DALAM MENGKUDU

Friday, April 25th, 2008 | Author: noni

MENGKUDU MENGANDUNG :

Senyawa-senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpen membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.

Zat Anti-bakteri
Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat­-zat yang terdapat di dalam buah mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo­coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.

Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu: Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.

Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah mengkudu.

Nutrisi
Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada mengkudu dan merupakan antioksidan yang hebat.

Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah mengkudu. Zat­-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.

Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium, sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.

Zat Anti-kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat anti­kanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel­sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan, Ternyata zat anti kanker pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.

Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan-­bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.

Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16,000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat­-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan kesehatan.

Secara keseluruhan mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat Pewarna
Kulit akar tanaman mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin

Category: ZAT-ZAT AKTIF DALAM NONI/MENGKUDU | One Comment

MANFAAT TAHITIAN NONI JUICE

Friday, April 25th, 2008 | Author: noni

Tahitian Noni Juice adalah Jus (sari buah) Noni yang dikenal juga dengan nama Pace, Mengkudu. Tanaman noni memiliki 80 spesies. Hasil Riset Dr. Scott Gerson menunjukkan bahwa hanya spisies Morinda citrifolia yang baik dikonsumsi dan Morinda citrifolia yang tumbuh di kepulauan French Polinesia memiliki nutrisi 20% lebih tinggi dibanding jenis lain yang tumbuh didaerah manapun. Kandungan buah noni mempresentasikan keadaan lingkungan (air, tanah, dan udara) dimana ia tumbuh. Noni yang tumbuh didaerah berpolusi sangat berbahaya untuk dikonsumsi karena mengandung polutan yang berbahaya. Kepulauan French Polinesia memiliki alam yang murni. Dan Tahitian Noni International menjaga setiap elemen lingkungan alam dengan sangat ketat. Anda bisa lihat Kepulauan French Polinesia lewat film Jhony Linggo yang didanai 100% oleh Tahitian Noni International dan sering ditayangkan di Televisi. Para ahli telah meneliti pohon Noni selama beberapa tahun dengan harapan dapat membuka rahasia tentang pengaruh buah ini kepada tubuh manusia. Sekarang khasiatnya telah terbukti dan tidak hanya dapat dirasakan oleh orang Polynesia saja, melainkan oleh kita semua. Pada tahun 1933, telah ditemukan satu rahasia yang menjadi permulaan dari rentetan peristiwa yang menabjubkan. Pohon yang didapati di French Polynesia ini telah diperkenalkan kepada dua orang ahli pangan, yang bernama John Wadsworth dan Stephen Story. Dari hasil penelitian, mereka berhasil menemukan sifat dari pohon ini, memproses dan memberikan rasa yang membuat Jus Noni ini layak dipasarkan. Tahitian Noni mengandung zat yang disebut Proxeronine yang merupakan bahan baku dari alkaloid Xeronine. Proxeronine dalam juice noni diserap oleh tubuh dan diolah menjadi Xeronine dengan menggunakan enzim Proxeroninase dan Xerotonin yang sudah ada di dalam tubuh. Xeronine merupakan alkaloid hidup yang akan diserap oleh sel-sel tubuh. Xeronine mengaktifkan kembali sel-sel mati sehingga proses respirasi dari sel kembali berjalan, nutrisi yang kita konsumsi akan diserap sempurna dan kotoran dari sel akan dikeluarkan dari tubuh sehingga sel-sel yang sakit akan disehatkan. Tahitian Noni Juice akan menyeimbangkan atau menormalkan kembali fungsi dari tubuh. TAHITIAN NONI JUICE adalah 100% Jus dari buah alami dan tidak mengandung pengawet atau kimia.Mengandung banyak sekali Proxeronine dan Proxenorase, yang diakui oleh Dr. Ralph Heinicke. Morinda Inc. dibantu oleh Dr. Realph Heinicke, ialah satu-satunya perusahaan di dunia yang mempunyai hak paten untuk menguji lecel Xeronine untuk mencapai kualitas yang tinggi. Tahitian Noni Juice adalah satu-satunya yang diakui oleh Dr. Ralph Heinicke, Dr. Anne Hirazumi-Kim, Dr. Neil Solomon dan dokter lainnya. Tahitian Noni Juice diakui Dunia (WHO) dan Halal (Sertifikat Halal dari INFANCA). INFANCA diakui oleh MUI karena pemeriksaannya juga sangat ketat.

Tahun 1950 Dr Ralph Heinecke menemukan kadar xeronine dalam buah mengkudu.
Xeronine sendiri kemudian dikenal sebagai zat yang mampu menetralisasi berbagi penyakit, seperti gula darah, penuaan dini, dan bisa menurunkan kadar kolesterol. Bahkan beberapa penelitian terakhir menunjukan bahwa buah ini bisa juga sebagai pemberantas kanker yang mematikan.
Prof Dr Sumali Wiryodagdo, Ketua Pusat Studi Obat Bahan Alam (PS-OBA) Departemen Farmasi FMIPA UI membenarkan pula hal ini. Menurut penelitian beliau yang dilakukan beberapa tahun terakhir ini, mengkudu memang benar menunjukkan beberapa bukti kemanjurannya sebagai obat. “Pada kadar ekstrak buah tersebut dengan dosis tertentu menunjukkan khasiat buah ini sebagai pemberi efek penurunan kadar glukosa darah,” ujarnya, belum lama ini. “Selain itu ternyata buah ini juga memberikan efek perbaikan sel Beta-Langerhands dalam pankreas,” tambahnya.
Prof Sumali juga menambahkan, uji toksititas yang dilakukannya pada buah tersebut menunjukan bahwa setelah pemberian ekstrak buah mengkudu selama paling tidak 90 hari, seseorang tidak menunjukan adanya kelainan aktivitas kreatin kinase, GOT Plasma, dan potensi kerusakan pada otot jantung.
Begitu pun pada uji toksititas pada hati, ginjal, dan hematologi. Buah ini tak menunjukkan hal yang membahayakan. Jadi menurutnya dapat disimpulkan, ekstrak buah mengkudu ini aman digunakan sebagai obat dan dapat menurunkan tekanan darah, serta menurunkan kadar gula darah.

Ekstrak buah mengkudu dapat menurunkan tekanan darah yang meninggi sampai relatif normal kembali.Hal ini terbukti melalui pengujian pada manusia memperlihatkan hasil yang positif, pada akhir masa pengujian tekanan darah yagn semula 170/110 mmHg turun menjadi 115/80 mmHg setelah 12 minggu masa pengujian.

Takaran atau jumlah ekstrak buah mengkudu yang diberikan dalam masa pengujian berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh. Secara normal takaran yang diberikan pada manusia adalah sebanyak 15ml/50 kg berat badan diberikan 2 kali sehari pada pagi dan malam hari kira-kira setengah jam sebelum makan nasi atau 2 jam sesudah makan nasi, agar penyerapan/absorbsi bahan aktif dalam ekstrak buah mengkudu tersebut berjalan sempurna.

Bila tekanan darah ideal yang diinginkan telah tercapai, pemberian ekstrak buah mengkudu dapat dikurangi, cukup sekali sehari dengan takaran tersebut. Untuk menjaga tekanan darah tetap ideal, sebaiknya kebiasaan menyantap makanan yang berisiko meningkatkan tekanan darah juga dikurangi atau dihentikan sama sekali.

Berolahraga secara teratur dan benar juga menunjang upaya mempertahankan tekanan darah ideal, karena dapat melancarkan aliarn darah serta menggiatkan kerja jantung sehingga kita menjadi lebih sehat.

Untuk saat ini penelitian ilmiah yang terbilang paling monumental terhadap tanaman “mengkudu” adalah yang dilakukan Prof. Neil Solomon, MD., Phd dari John Hopkins Medical Institution, Amerika di tahun 1997-1998. Penelitian ini melibatkan 40 dokter dan 8000 pasien pengguna sari buah mengkudu. Kesimpulannya, 78% dari pengguna sari buah mengkudu telah merasakan manfaatnya untuk mengatasi penyakit yang dideritanya. Yaitu : Kanker, Kolesterol Tinggi, Jantung, Gangguan pencernaan, Diabetes Mellitus, Tekanan Darah Tinggi dan Untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tabel 1. Kandungan Bioaktif dalam Jus Mengkudu

Kandungan Bioaktif

Manfaat Bagi Tubuh

Metil asetil ester

Mematikan kuman

Moridon

Melancarkan buang air besar

Soranjidiol

Melancarkan keluarnya air seni

Analgesik

Pereda rasa sakit

Sedatif

Penenang saraf

Damnakantal

Menumpas sel kanker & meningkatkan daya tahan tubuh

Anthraquinone & Scopoletin

Mengatasi radang & alergi

Terpenes

Meremajakan sel-sel tubuh

Xeronine

Mengaktifkan kelenjar tiroid & timus (fungsi kekebalan tubuh)

Proxeronine

Menyelaraskan kerja sel dalam tubuh

Hipokolestemik

Menurunkan kadar kolesterol darah

TINGKAT PENYEMBUHAN

Kondisi

Yg Menggunakan Mengkudu (orang)

% Tertolong

Kanker

874

67 %

Sakit Jantung

1.054

80 %

Stroke

983

58 %

Diabetes, Tipe 1 & 2

2.434

83 %

Lesu

7.931

91 %

Peningkatan Daya Seksual

1.545

88 %

Pembinaan Otot

709

71 %

Kegemukan (Obesitas)

2638

72 %

Tekanan Darah Tinggi

721

87 %

Arthritis

673

80 %

Nyeri

3.785

87 %

Depresi

781

77 %

Alergi

851

85 %

Gangguan Pencernaan

1.509

89 %

Gangguan Pernafasan

2.727

78 %

Sulit Tidur (Insomnia)

1.148

72 %

Lemah Konsentrasi

301

89 %

Peningkatan Kesehatan

3.716

79 %

Peningkatan Kecerdasan

2.538

73 %

Gangguan Ginjal

2.127

66 %

Stress

3.273

71 %

Sumber: (NONI: The Tropical Fruit with 101 Medicinal Uses).

Keterangan:

  1. Tabel diatas adalah tabel persentase orang yang mendapatkan hasil peningkatan kesehatan secara objektif atau subjektif setelah meminum Jus Mengkudu . Mayoritas pengguna tidak mendapatkan hasil optimum karena mereka menggunakan jus mengkudu tidak sesuai dengan dosis yang dianjurkan atau tidak teratur mengkonsumsi Noni.
  2. Pengguna Noni dapat bersamaan dengan pengobatan lain karena tidak ditemukannya interaksi negatif.
  3. Noni dilaporkan juga aman bagi ibu hamil dan menyusui.

Category: MANFAAT TAHITIAN NONI | Leave a Comment