Deteksi Dini Kanker Dengan Tumor Marker
Tuesday, April 07th, 2009 | Author: noni
Penanda Tumor atau Tumor Marker yakni suatu substansi yang dapat ditemukan dalam tubuh karena adanya kanker. Biasanya ditemukan dalam darah atau urine,yang diproduksi langsung oleh sel-sel kanker atau tubuh sendiri sebagai respons terhadap adanya kanker atau kondisi lain. Mayoritas penanda tumor berupa protein.
Ada beberapa macam penanda tumor,beberapa hanya terdapat dalam beberapa jenis kanker.Bisanya dokter akan mengirim sampel darah atau urine pasien ke labortarium untuk melakukan pemeriksaan penanda tumor. Marker didapatkan dengan memeriksa darah atau urine yang menggunakan antibodi manusia yang akan bereaksi dengan protein spesifik tersebut.
Penanda tumor ini digunakan untuk skrining dan deteksi awal kanker. Sementara skrining digunakan untuk memeriksa pasien yang tidak mempunyai gejala klinis. Deteksi awal dilakukan untuk menemukan kanker pada stadium awal,sebelum terjadi penyebaran,dan masih berespons baik dengan terapi.
Penanda tumor yang sudah sangat dikenal yakni dengan pemeriksaan prostate-specific antigen (PSA) dalam darah,yang digunakan (bersama dengan colok dubur) untuk skrining kanker prostat. Penanda tumor biasanya tidak digunakan untuk mendiagnosis kanker. Pada banyak kasus,kanker hanya didiagnosis dengan biopsi. Namun demikian,penanda tumor dapat membantu menentukan jenis kanker dan membantu mendiagnosis penyebaran tumor ketika tumor primernya belum diketahui.
Misal,seorang wanita dengan kanker pelvis dan abdomen didapatinya penanda tumor CA 125 dengan kadar tinggi sangat menyokong dugaan kanker ovarium,walaupun tindakan pembedahan tidak dapat mengidentifikasi sumbernya. Hal ini menjadi sangat penting karena dapat menentukan terapi untuk jenis kanker ini.
Beberapa jenis kanker berkembang dan menyebar sangat cepat dibanding jenis lain. Tapi pada beberapa jenis kanker (misalnya kanker payudara),beberapa akan berkembang dan menyebar lebih cepat dan sebagian lagi lebih atau kurang berespons terhadap terapi tertentu. Beberapa penanda tumor yang baru dapat membantu menunjukkan agresivitas kanker seseorang atau seberapa baik responsnya terhadap obat tertentu. Satu hal terpenting dari manfaat penanda tumor,adalah untuk monitoring terapi kanker,utamanya pasien stadium lanjut. Jika penanda tumor yang diperiksa specifik dengan jenis kanker,akan sangat mudah untuk mengetahui respons terapi daripada harus melakukan pemeriksaan foto thoraks ulang,CT scan,bone scan atau pemeriksaan lain yang mahal.
Jika penanda tumor menurun kadarnya,hampir selalu merupakan tanda keberhasilan terapi. Sebaliknya,jika markernya meningkat,kemungkinan terapi harus diganti.Marker juga digunakan untuk waspadai berulangnya (relaps) kanker setelah terapi inisial. Termasuk PSA (untuk kanker prostate),human chorionic gonadotropin (HCG) (untuk tumor gestational trophoblast dan kanker sel germ pada ovarium dan testis),serta CA 125 (untuk kanker epitel ovarium).
TO BE CONTINUED………………

